Club Brugge menjadi berita utama di Liga Champions, mengalahkan Inter 4-3 di lapangan San Siro. Kemenangan tersebut, yang merupakan kemenangan pertama Belgia musim ini di kompetisi Eropa, disambut dengan sangat antusias oleh bek sayap Hugo Siquet, yang mengaku tidak terkejut dengan hasil tersebut dan sudah memperkirakan kemungkinan sukses berkat persiapan taktis tim.
Siquet menjelaskan, tim telah mempelajari kelemahan Inter, khususnya kerapuhan pertahanan mereka di menit-menit akhir. “Saya tidak terkejut,” katanya, “kami melihat bahwa, terlepas dari kualitas para pemain, pertahanan mereka menyisakan ruang yang dapat kami manfaatkan dengan cepat dan tepat.” Sang pemain juga memuji striker Italia-Jerman Nicolo Tresoldi, yang mencetak hat-trick dan dinyatakan sebagai man of the match, berharap dia terus melanjutkan jalur tersebut.
Hasil tersebut juga dipandang sebagai konfirmasi daya saing Club Brugge, meski banyak pertandingan transfer musim panas. Siquet membela kualitas skuad, mengutip pemain seperti Jan Virgili, Carlos Forbs dan Freddie Potts, dan menekankan bahwa pasar transfer dikelola dengan hati-hati, memungkinkan klub untuk tetap solid meskipun ada perubahan. “Setiap tahun kami kehilangan beberapa pemain penting, namun ada pemain lain yang datang dan membuat perbedaan,” katanya.
Bagi Siquet, pertandingan di Milan juga menjadi langkah penting dalam kariernya. Pelatih Ivan Leko menambah menit bermain bek sayap tersebut, menunjukkan kepercayaan diri pada kemampuannya. “Saya senang pelatih mengizinkan saya mengikuti pertandingan lebih awal, terutama di kompetisi penting,” ujarnya seraya menambahkan bahwa ia berharap bisa menjadi starter di masa depan.
Melihat ke masa depan, Club Brugge bertujuan untuk lolos ke babak playoff Liga Champions. Siquet merinci bahwa tujuannya adalah untuk tetap berada di antara 24 tim teratas di babak penyisihan grup, dengan harapan bisa melewati babak play-off dan mencapai babak playoff, seperti yang terjadi di masa lalu. Dengan kemenangan melawan Inter, klub menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tinggi dan memiliki ambisi menuju jalur Eropa yang lebih ambisius.
