Erling Haaland dengan antusias merayakan kemenangan Manchester City atas Liverpool di Anfield, di mana klub Norwegia itu mencetak gol pertamanya di pertandingan tersebut setelah menang 3-0. Striker yang memimpin daftar pencetak gol Liga Premier ini mengatakan hasil tersebut memiliki arti khusus bagi dirinya dan tim, terutama setelah pernyataan liga baru-baru ini yang menyalahkan klub atas 115 pelanggaran karena melanggar aturan keuangan.
Laga yang dilangsungkan pada Minggu itu merupakan laga pertama City setelah sanksi Liga Inggris yang memberlakukan serangkaian pembatasan terhadap klub Etihad tersebut karena dugaan penyimpangan keuangan. Di tengah tekanan, Haaland menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kekuatan mental, menyebut kinerja tim “luar biasa” dan “tepat.” Menurut sang pemain, kemenangan tersebut tidak hanya merupakan kemenangan olahraga, tetapi juga momen berkesan yang “akan kita kenang untuk waktu yang lama”.
Saat wawancara dengan Sky Sports, Haaland menyinggung kesulitan menghadapi tim seperti Liverpool, mengutip sejarah pertemuan kedua klub dan persaingan dengan Pep Guardiola dan Jürgen Klopp. Sang striker menekankan bahwa, meski menghadapi tantangan, tim harus terus bermain dengan kualitas dan berjuang bersama, karena “itulah satu-satunya hal yang dapat kami lakukan.” Selain itu, ia memuji rekan setimnya Elliot Anderson karena “mengambil kendali permainan” dan atas kontribusinya di awal permainan.
Haaland juga berbicara tentang golnya, menjelaskan bahwa dia telah melewatkan peluang besar sebelum mencetak gol dan, dengan berkonsentrasi pada peluang berikutnya, dia berhasil memanfaatkannya. Ketika ditanya tentang reaksi ayahnya, Alf-Inge Haaland, yang berada di tribun, penyerang tersebut berkomentar bahwa dia tidak melihatnya, tetapi dia telah mencari ayahnya dan bahwa dia “mungkin menikmati” pertandingan tersebut, dan dia menambahkan bahwa dia akan mengiriminya pesan setelah pertandingan.
Dalam kata-kata sang penyerang, kunci kesuksesan adalah “memenangkan pertandingan, bermain bagus, dan memainkan sepakbola yang bagus.” Haaland menyimpulkan bahwa pertarungan mental yang dihadapi para pemain sangatlah kompleks, terutama setelah komitmen internasional, namun tim siap untuk melangkah maju. Dengan kemenangan ini, Manchester City memperkuat posisinya di klasemen dan menunjukkan bahwa meski mendapat sanksi dan tekanan, mereka tetap menjadi pesaing dominan di Liga Inggris.
