Tim Paris Saint‑Germain U17 mengonfirmasi awal musim yang luar biasa dengan menghancurkan Évreux 6-0 pada hari Minggu, sehingga memperkuat posisi mereka di puncak grup. Di bawah kepemimpinan pelatih Youcef Bouamrane, tim muda Paris tetap tak terkalahkan setelah delapan hari, menunjukkan keunggulan tujuh poin atas runner-up Quevilly, saingan langsung mereka untuk tempat pertama kejuaraan.

Pertandingan yang dimainkan di lapangan Évreux ini didominasi oleh tim Paris sejak menit pertama. Elie Karim, yang diturunkan untuk pertama kalinya musim ini, membuka skor dalam sepuluh menit. Pada waktu setengah jam, Nathan Mboumba menggandakan keunggulan, sebelum Abde Chahid ElMezouari mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-36, menambahkan gol keempatnya musim ini. Usai jeda, Souleyman Zeghadi mencetak gol keempat pada menit ke-64, menjadi pencetak gol terbanyak grup dengan lima gol. Enam menit kemudian, Jebril Doukkali memperbesar keunggulan, dan Kenji Anastase memastikan hasilnya pada menit ke-83.

Kemenangan spektakuler ini menggambarkan kekuatan kolektif dan variasi ofensif PSG U17. Tidak ada pemain yang mencetak dua gol, namun enam pemain Paris yang berbeda berhasil mencetak gol, menyoroti kedalaman skuad. Sang gelandang tetap menjadi satu-satunya pemain Paris yang menjadi starter dalam delapan pertandingan pertama, yang membuktikan konsistensi pemilihan Bouamrane.

Dari segi statistik, PSG mempertahankan tak terkalahkannya dan kini unggul tujuh poin dari Quevilly, menciptakan kesenjangan yang signifikan dalam perebutan kualifikasi. Dinamika positif ini memberikan penghargaan atas kerja pelatihan yang dilakukan di ibu kota, di mana beberapa talenta menjanjikan telah membuktikan diri dan semakin dekat dengan kelompok profesional.

Dengan hasil ini, PSG U17 memperkuat dominasinya di grup dan memantapkan keunggulannya, sekaligus menunjukkan bahwa mereka memiliki serangan yang terdistribusi dengan baik dan skuad yang mampu menjadi pembeda di setiap kesempatan. Langkah selanjutnya adalah menjaga performa tersebut agar tetap berada di puncak klasemen dan mempersiapkan generasi muda untuk fase perkembangan selanjutnya.

But Football ClubArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita