Arsenal meraih kemenangan 2‑0 atas Everton di Emirates pada hari Sabtu, dengan kemenangan tersebut menyamakan poin The Gunners dengan pemimpin Liga Premier Manchester City. Pertandingan ini juga memberikan platform bagi manajer Mikel Arteta untuk mengatasi kekhawatiran yang berkembang atas pelanggaran di tepi lapangan yang dilakukan oleh pelatih papan atas lainnya.
Pada babak kedua, Arteta mendapat kartu kuning dari wasit Tony Harrington karena keluar dari area teknis. Pemain Spanyol itu, yang terancam larangan bermain satu pertandingan jika ia menerima kartu kuning lagi musim ini, mengatakan ia sedang mengumpulkan rekaman manajer rival yang berulang kali meninggalkan bangku cadangan tanpa mendapat penalti. “Saya harus hati-hati,” canda Arteta sambil menyarankan pemasangan sensor di pinggir lapangan. Dia mencatat bahwa beberapa manajer telah meninggalkan touchline 36 kali dalam 10 menit tanpa menerima peringatan, dan dia bermaksud untuk membangun database gambar untuk menunjukkan bahwa dia tidak sendirian dalam pelanggaran ini.
Kemenangan The Gunners dibangun melalui upaya bola mati dari bek tengah Ezri Konsa, yang membuka skor pada menit ketujuh setelah menerima tendangan sudut Martin Ødegaard. Gabriel Jesus menambahkan gol kedua melalui sundulannya pada menit ke-68, setelah pulih dari cedera yang membuatnya sempat ditarik keluar lapangan. Arteta memuji tekad Jesus, dengan mengatakan sikap pemain Brasil itu mencerminkan mentalitas tim. “Mentalitas tim adalah mentalitas individu,” ujarnya. “Gabi adalah contoh yang bagus… dia ingin terus maju dan kemudian mencetak gol, dan itulah yang kami butuhkan dari para pemain kami.”
Arteta juga menyoroti integrasi cepat pemain baru Ezri Konsa, yang bergabung dari Aston Villa pada musim panas. “Dia datang ke klub besar tanpa pramusim dan telah membangun chemistry dengan Gabriel,” kata sang manajer. Dia menambahkan bahwa kemampuan alami dan adaptasi cepat bek muda tersebut “sangat-sangat sulit dilakukan” dan Arsenal beruntung memilikinya.
Manajer Everton David Moyes merefleksikan kekalahan tersebut, mencatat bahwa tim belum mencapai level yang dibutuhkan untuk menang. Dia mengakui bahwa kebobolan lebih awal memaksa tim untuk mengejar permainan, dan meski pertahanan memiliki momen solid, serangan tidak cukup memberikan hasil. Moyes menyimpulkan bahwa tim telah membaik di babak kedua tetapi masih gagal ketika Arsenal menambahkan gol kedua.
Dengan kemenangan ini, Arsenal kini memiliki poin yang sama dengan Manchester City, menjaga tekanan pada pemimpin liga seiring berjalannya musim. Komentar Arteta mengenai perilaku di pinggir lapangan menambah dimensi baru pada perdebatan yang sedang berlangsung mengenai penegakan hukum wasit, sementara kinerja The Gunners menggarisbawahi daya saing mereka yang berkelanjutan di Liga Premier.
