Roma kembali menunjukkan tajinya di Olympic Stadium, meraih kemenangan 2-0 atas Genoa pada matchday ketujuh Serie A. Kemenangan yang diraih meski banyak korban jiwa dan kekalahan baru-baru ini melawan Real Madrid di Liga Champions, membuat tim Italia tetap tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Inter.

Pertandingan dibuka dengan kehadiran Daniele DeRossi yang kembali ke stadion untuk menerima standing ovation dari para penggemar. Kehadiran mantan kapten tersebut tak mengubah tekad Roma yang gigih melawan Genoa. Absennya pemain kunci seperti Malen, Dybala, ManuKoné, Cristante dan kiper Svilar memaksa pelatih untuk menyesuaikan susunan pemainnya, namun skuad menemukan ritmenya setelah setengah jam pertandingan. Menit-menit pertama terjadi pertukaran peluang, Genoa menyamakan skor pada menit ke-50 berkat sundulan Leonardo Balerdi setelah menerima tendangan sudut. Respons Roma langsung datang melalui tembakan Stephan ElShaarawy dari luar kotak penalti yang membentur mistar gawang.

Babak kedua ditandai dengan kuatnya pertahanan dan efektifitas serangan. Santiago Castro, yang tiba musim ini dari Bologna, mencetak gol pertamanya dengan seragam Giallorossa pada menit ke-68 setelah tendangan sudut yang memungkinkannya melewati pertahanan Genoa dan menyelesaikannya dengan sentuhan yang luar biasa. Gol Castro memastikan kemenangan dan meninggalkan keunggulan tim yang dipertahankan hingga akhir pertandingan. Selain itu, bek kanan muda Emanuel Lulli, 19, melakukan debutnya dan mencetak gol profesional pertamanya pada menit ke-69, memanfaatkan tendangan Matías Soulé yang tidak dapat dihentikan oleh bek tersebut.

Hasil tersebut membuat Roma mengumpulkan 18 poin, menempatkan mereka dua poin di belakang Inter, yang memimpin klasemen setelah kemenangan mereka di Bologna. Genoa, pada bagiannya, tetap berada di zona degradasi dengan hanya empat poin, sementara Genoa dan Roma terus bersaing memperebutkan posisi di klasemen. Pertandingan yang dihadiri 52.539 penonton itu mencerminkan besarnya minat suporter Roma terhadap penampilan timnya.

Dengan kemenangan tersebut, Roma memantapkan posisinya di puncak klasemen dan menjaga harapan untuk terus bersaing memperebutkan posisi kualifikasi Eropa. Tantangan berikutnya adalah konfrontasi melawan Inter, di mana tim harus terus menunjukkan kemampuannya mengatasi rival dan menutup kesenjangan dengan pemimpin klasemen.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita