Pelatih Monza IvanJuric mengutarakan ekspektasinya terhadap dua pendatang baru, GiacomoNgonge dan Carlos Zeballos, saat jumpa pers jelang laga melawan Lazio. Dengan nada yang tenang, dia menyatakan bahwa para pemain telah diintegrasikan dan bahwa klub telah "menempatkan para pemainnya sedikit tertinggal", untuk memperjelas bahwa tim sedang mencoba untuk mengkonsolidasikan struktur pertahanan dan ofensifnya.
Dalam konteks SerieA, Monza berada di papan tengah klasemen, dengan kebutuhan untuk mengkonsolidasikan posisinya dan menghindari zona degradasi. Juric menekankan bahwa Ngonge, yang dipinjamkan ke klub musim panas lalu, telah diikutsertakan dalam sesi latihan sejak awal musim dan bahwa "kita lihat saja hari ini, dia dan Zeballos telah berlatih bersama kami selama beberapa waktu dan baik-baik saja." Sang pelatih juga menyoroti bahwa tujuannya adalah untuk mengevaluasi kemampuan kedua pemainnya dalam berkontribusi pada hasil akhir, terutama dalam laga melawan tim papan atas seperti Lazio.
Pertandingan berlangsung di Olimpico, di mana Lazio memimpin melalui gol NunoTavares pada menit ke-15. Monza berusaha kembali masuk ke lapangan, namun sulit melewati pertahanan Romawi yang mempertahankan penalti 1‑0. Semasa pertandingan, Juric menegaskan kembali pentingnya menemukan “kunci” untuk masuk ke dalam pikiran para pemain, elemen yang juga disebutkan oleh pelatih Lazio, GennaroGattuso, yang menyatakan bahwa dirinya telah belajar mengelola tekanan mental para pemain.
Monza, yang memiliki jalur pertumbuhan konstan di SerieA, telah menunjukkan kemampuannya bersaing dengan tim-tim papan atas, namun pertandingan melawan Lazio sekali lagi menyoroti perlunya meningkatkan konsistensi ofensif dan defensif. Juric menutup pidatonya dengan janji untuk terus bekerja sama dengan Ngonge dan Zeballos, dengan tujuan menjadikan mereka menjadi pilar tim di pertandingan berikutnya.
Dengan berakhirnya pertandingan, Monza bersiap menghadapi serangkaian pertandingan krusial untuk memantapkan posisi mereka di tabel liga. Pelatih Juric tetap percaya diri dengan pertumbuhan pemain barunya dan kemampuan tim menghadapi tantangan masa depan, dengan tujuan menghindari zona degradasi dan terus melaju di SerieA.
