Nico Williams, pemain sayap Athletic Club berusia 22 tahun, telah mengonfirmasi bahwa dia menolak dua tawaran besar pada musim panas 2025, ketika masa depannya tampak menentukan bagi klub Basque tersebut. Dalam wawancara yang dilansir kembali oleh FootMercato, sang pemain mengklarifikasi bahwa selain FC Barcelona, dia telah menerima tawaran konkrit dari PSG dan Arsenal, namun ditolaknya. Dia menjelaskan bahwa keputusan itu dibuat sebagai sebuah keluarga, dengan orang tua dan saudara laki-lakinya, dan bahwa dia yakin akan berada “di tempat yang dia inginkan”.
File tersebut pertama kali diumumkan pada Juli 2025, ketika ia memilih untuk bertahan di Bilbao meskipun ada minat yang besar dari Barca. Fakta bahwa Williams juga menolak tawaran dari PSG dan Arsenal menambah dimensi baru pada pilihan tersebut, yang tak hanya penolakan dari klub Catalan tersebut. Dia kemudian lebih memilih stabilitas dan lingkungan keluarga daripada tantangan olahraga baru di Paris atau London.
Di lapangan, musim dimulai dengan kurang menguntungkan bagi pemain Spanyol itu. Setelah musim sebelumnya diwarnai dengan enam gol dan empat assist, ia hanya mencetak satu gol dalam delapan pertandingan musim ini. Penurunan performa ini kontras dengan kedatangan Marcus Rashford di Barca, yang mengakhiri musim pertamanya dengan 14 gol dan 11 assist. Perbedaan antara penampilan Williams dan penampilan rekannya dari Inggris menyoroti tekanan yang dialami pemain asal Basque tersebut.
Di sayap kiri, Williams diturunkan saat kemenangan 4-0 melawan Getafe, yang memberinya peluang untuk kembali ke level terbaiknya. Klub Basque sekarang mengharapkan dia untuk mengambil perannya dan membenarkan pilihan yang telah dia buat dengan hati-hati dengan orang-orang terdekatnya. Sang pemain menegaskan bahwa dia sudah berada di tempat yang diinginkannya, dan jawaban masa depannya kini bergantung pada performanya di lapangan.
Tantangan berikutnya bagi Williams adalah mendapatkan kembali konsistensi yang membuatnya dikenal, sekaligus mengkonsolidasikan statusnya sebagai pemain kunci di Athletic Club. Penolakannya dari PSG dan Arsenal, serta komitmennya terhadap klub, akan disorot oleh media dan suporter, yang menunggu untuk melihat apakah ia dapat memenuhi ekspektasi rekan satu tim dan manajemennya.
