Pada pertandingan Liga Champions antara Roma dan Real Madrid, pelatih José Mourinho menggantikan Vinícius Júnior pada menit ke-59, yang membuat pemain asal Brasil itu terkejut. Perubahan terjadi tepat setelah Roma mencetak gol kedua mereka, meninggalkan tim tuan rumah dengan keunggulan 3-1 atas tim tamu.

Mourinho, yang memutuskan untuk mengatur ulang serangan Real Madrid, memanggil kembali Vinícius dan menggantikannya dengan Endrick. Pergantian pemain tersebut dikonfirmasi di layar Movistar, di mana ekspresi kebingungan sang striker terlihat. Vinícius mundur ke bangku cadangan dengan gerakan yang menunjukkan ketidaknyamanannya dan, meskipun dia tetap berada di ruang ganti, dia terus menunjukkan ketidakpuasannya.

Real Madrid berhasil membalikkan selisih dan akhirnya memenangkan pertandingan 4‑3. Masuknya Endrick menjadi penentu karena ia menyumbang gol yang menutup skor dan memastikan kemenangan tim Spanyol. Pergantian Vinícius ternyata menjadi poin kunci perkembangan pertandingan.

Usai pertandingan, Vinícius berbicara tentang perubahan tersebut. Ia mengaku merasa marah karena selalu berusaha berada di lapangan dan membantu timnya. Meski demikian, ia berusaha menenangkan situasi dan menjelaskan bahwa keputusan pelatih merupakan bagian dari strategi tim. Sang pemain mengakui pergantian pemain mengubah dinamika permainan, namun ia tak ingin isu tersebut menimbulkan kontroversi.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita