Como menderita kekalahan pertama mereka di babak penyisihan grup UEFA Youth League, kalah 1-0 dari tuan rumah Feyenoord di hari kedua turnamen. Gol yang dicetak Progetti pada menit ke-84 itu menutup hasil di kandang klub Como yang sudah meraih hasil imbang melawan Leipzig pada laga sebelumnya.
Tim yang dipimpin oleh Falsini mempertahankan penguasaan lapangan dengan solid, namun pertahanan tidak mampu menghalau serangan terakhir Feyenoord. Progetti yang masuk ke lapangan semenit jelang gol, melesakkan tembakan tepat sasaran yang melewati gawang Como. Hasilnya adalah "mandi air dingin" untuk tembakan tersebut, karena tim asuhan Falsini diperkirakan tidak akan kebobolan gol di kandang sendiri.
Di papan skor, selain gol Progetti, terlihat kehadiran beberapa pemain dari kedua tim. Feyenoord mempunyai kesempatan bermain dengan pemain seperti De Mol, Mahamud, Pieterse dan Wessels, sementara Como melihat Sgarbi, Grilli, Ronchetti, De Paoli dan lainnya di lapangan. Wasit pertandingan, Tsakalidis asal Yunani, menangani pertandingan dengan seimbang.
Hasil ini terjadi di tengah penampilan beragam klub pada tahap turnamen ini. Feyenoord telah memenangkan pertandingan mereka melawan Shakhtar, sementara LASK meraih kemenangan melawan Liverpool. Sebaliknya, Bodo/Glimt kalah dari Borussia Dortmund. Bagi Como, kekalahan tersebut menjadi kendala dalam perebutan babak penyisihan grup, namun klub masih bisa memulihkan poin di laga berikutnya.
Ke depan, Como harus menghadapi tantangan berikutnya dengan harapan dapat mengkonsolidasikan posisinya di grup. Klub Como akan bisa berusaha kembali ke jalurnya dengan serangkaian pertandingan melawan lawan dari kompetisi yang sama. Sementara itu, Feyenoord akan terus mengkonsolidasikan posisinya, menggunakan kemenangan tersebut untuk meningkatkan kepercayaan diri grup dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan turnamen berikutnya.
