Paruh pertama pertandingan antara Inter dan Fiorentina di San Siro berakhir imbang 0-0, namun pertahanan Fiorentina tampil protagonis berkat tiga penyelamatan menentukan dari kiper asal Spanyol, David DeGea. Meski tim ungu punya beberapa peluang, namun hasil akhirnya imbang 0-0 membuat kedua tim masih punya ruang untuk perbaikan di babak kedua.
Sepanjang babak pertama, Inter menunjukkan pendekatan agresif, namun gagal mengonversi peluang. Gol pertama terjadi pada menit keempat, ketika bola hilang dari Fagioli membuka pintu bagi Esposito dan Barella. Namun tembakan mantan pemain Cagliari itu terlalu sentral dan tidak tepat sasaran. Fiorentina membalasnya dengan tekanan yang intens, namun kesulitan menciptakan bahaya nyata di lini tengah Nerazzurri. Provedel pendatang baru menunjukkan soliditas pertahanan, menjaga sarung tangannya tetap bersih hingga akhir babak pertama.
Titik balik sebenarnya terjadi di seperempat jam terakhir babak pertama, ketika Inter semakin mengintensifkan serangan. Dalam tiga kesempatan, DeGea harus mengalahkan dirinya sendiri untuk menjaga keseimbangan. Yang pertama adalah sundulan Esposito yang menguji kiper Spanyol tersebut hingga memaksanya melakukan peregangan dan melakukan penyelamatan. Selanjutnya, dua tembakan dari Thuram berhasil lolos dari Pongracic dengan mudah, berakhir secara diagonal di tiang jauh. DeGea harus melakukan dua defleksi yang menentukan untuk menghalau serangan, menunjukkan kemampuan hebat dalam bereaksi dan membaca permainan.
Setelah babak pertama, kedua tim kembali ke ruang ganti masing-masing untuk menganalisis penampilan mereka dan merencanakan strategi untuk babak kedua. Intervensi DeGea sangat penting untuk menjaga Fiorentina tetap bertahan, tetapi tim Viola harus menemukan cara untuk meningkatkan bahaya ofensif mereka. Seluruh penonton dapat mengikuti pertandingan secara langsung di TUTTOmercatoWEB.com, di mana mereka dapat mengamati dinamika permainan dan reaksi para pemain.
Dengan skor 0-0, Fiorentina berada dalam posisi mengevaluasi pertahanannya dan mencoba mengubah peluang menjadi gol di babak kedua. Seluruh tim harus bekerja untuk meningkatkan kreativitas ofensif dan mengelola situasi tekanan. Inter, sebaliknya, harus menemukan cara untuk memanfaatkan peluang mereka dan mengubahnya menjadi poin. Fase pertandingan berikutnya akan menjadi fase krusial bagi kedua tim, yang akan berusaha mendapatkan keuntungan yang menentukan dalam perebutan klasemen.