RC Lens mengalami kekalahan menyakitkan 1-0 melawan LOSC pada Jumat pekan lalu, ditandai dengan gol Olivier Giroud di laga final. Kekalahan ini, yang membuat pendukung Lensois sangat kecewa, menghidupkan kembali perdebatan tentang bagaimana klub harus bereaksi terhadap kekalahan mereka baru-baru ini. Menurut survei yang dilakukan di X But! RC Lens, mayoritas fans percaya bahwa stadion Bollaert-Delelis tidak boleh menjadi tempat protes terhadap tim lawan atau melawan Marseille.
Dalam jajak pendapat ini, 71 suara dihitung. 60,6% peserta menyatakan bahwa mengungkapkan kemarahan di tribun bukanlah hal yang bijaksana, sementara 39,4% berpendapat ini adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan ketidaksenangan mereka. Oleh karena itu mayoritas ingin stadion tetap menjadi ruang dukungan daripada protes, bahkan setelah kekecewaan baru terhadap tetangganya Lille. Fans ingin menghindari hukuman lebih lanjut terhadap tim yang sudah dilemahkan oleh penampilan mereka baru-baru ini.
Jadwal musim tidak memberikan banyak waktu bagi Lensois untuk mencerna kekalahan ini. Klub akan menghadapi Como pada Rabu 4 November di Liga Champions, kemudian Olympique de Marseille pada Minggu 8 November di Ligue 1. Kedua pertemuan ini krusial bagi Yannick Cahuzac dan timnya, yang harus segera mendapatkan kembali efisiensi dan komitmen.
Singkatnya, pesan mayoritas dari survei ini jelas: kemarahan memang ada, namun kemarahan tidak boleh berubah menjadi penolakan di kalangan pendukung. Para pendukungnya ingin Bollaert-Delelis tetap menjadi tempat dukungan, bahkan di tengah rasa frustrasi terkait hasil pemilu. Pertemuan berikutnya melawan Como dan Marseille akan menentukan apakah klub dapat pulih dan memenuhi ekspektasi para penggemarnya.
