Manchester City meraih kemenangan 4‑3 atas Brighton di semifinal Piala Carabao yang dramatis dan berakhir dengan adu penalti, dengan kiper Argentina Gerónimo Rulli melakukan penyelamatan yang menentukan. Pertandingan, yang dimainkan di Stadion Etihad, berakhir 1‑1 setelah perpanjangan waktu, namun ketenangan City di bawah tekanan membuat mereka melaju ke final setelah Rulli menggagalkan tendangan penalti kelima Lewis Dunk dan juga menyelamatkan upaya keempat Yasin Ayari. Brighton sempat unggul dua kali, pertama melalui Malick Yalcouyé dan kemudian Georginio Rutter, namun City membalasnya dengan gol Mateo Kovacic dan Vitor Reis.
Pertandingan ini merupakan pertunjukan kedalaman bagi kedua belah pihak. City melakukan sembilan perubahan, termasuk memasukkan Jérémy Doku di babak kedua, sementara Brighton melakukan tujuh pergantian pemain. Meski melakukan rotasi berat, kedua tim tetap menjaga intensitas tinggi. Strategi City, yang dipandu oleh manajer Pep Guardiola, mengandalkan tekanan tinggi dan memanfaatkan ruang, sementara Brighton, yang dilatih oleh Hürzeler, berusaha melakukan serangan balik dengan transisi cepat dan ancaman bola mati. Tendangan bebas Brighton dari sepak pojok dan umpan silang tepat waktu dari Yalcouyé menciptakan peluang-peluang awal, namun clean sheet Rulli membuat tuan rumah tetap bertahan.
Momen-momen penting termasuk gol kontroversial Brighton ketika tembakan Yalcouyé membentur kiper dan masuk, sebuah keputusan yang disahkan oleh wasit dalam kompetisi tanpa VAR. Respon City datang dari Kovacic, yang menerima umpan dari Foden dan melepaskan tembakan kaki kiri melengkung melewati kiper Brighton. Di babak kedua, kedatangan Doku memberikan energi segar, namun pertahanan Brighton tetap tangguh hingga memaksa City melakukan adu penalti. Adu penalti tersebut menampilkan pemain City Jason Steele yang memblok penalti Mateo Kovacic, sementara penyelamatan Rulli memastikan kemenangan.
Kemenangan tersebut berarti Manchester City akan menghadapi Liverpool di final, sementara Brighton akan memainkan pertandingan liga melawan City pada hari Sabtu. Hasil ini juga menyoroti ketahanan kedua tim setelah kekalahan baru-baru ini: City kalah 2-1 dari Aston Villa di Liga Premier, dan Brighton dikalahkan 2-0 oleh Liverpool di kompetisi yang sama. Dengan kemenangan di semifinal, momentum City berlanjut saat mereka mempersiapkan diri untuk final, sementara Brighton akan berkumpul kembali untuk pertandingan liga mendatang.
