Milan telah meresmikan perekrutan Timmo Hardung, mantan direktur olahraga Eintracht Frankfurt, yang memimpin klub Jerman itu dalam serangkaian operasi transfer yang mengubah talenta menjadi kesepakatan jutawan. Hardung, yang ditunjuk sebagai direktur olahraga pada 1 Juli 2023, telah menunjukkan kemampuannya dalam mengidentifikasi pemain muda, menawarkan kondisi pengembangan dan, jika waktunya tepat, menjualnya dengan harga setinggi mungkin. Pengalamannya menjadi pusat transfer penting seperti Randal KoloMuani, OmarMarmoush, WillianPacho, HugoEkitiké dan NathanielBrown, semuanya merupakan protagonis dalam operasi yang telah menghasilkan pendapatan signifikan bagi Eintracht.
Kasus yang paling simbolis adalah kasus Omar Marmoush, yang dibeli dengan status bebas transfer dari Wolfsburg pada tahun 2023. Setelah musim yang sukses, sang pemain menjadi salah satu rujukan di Bundesliga dan, pada Januari 2025, ia dijual ke Manchester City dengan harga jaminan sekitar 70 juta euro, dengan bonus yang menjadikan nilai totalnya menjadi 75 juta. Contoh bagaimana Eintracht mengubah pembelian gratis menjadi kontrak rekaman. Begitu pula RandalKoloMuani yang didatangkan dari Nantes secara cuma-cuma dijual ke PSG seharga 95 juta euro, sedangkan WillianPacho yang dibeli dari Antwerp dijual ke PSG seharga 45 juta euro. HugoEkitiké, awalnya dipinjamkan dari PSG, dibeli oleh Eintracht dengan harga sekitar 20 juta, berkontribusi pada tempat ketiga di Bundesliga dan, pada tahun 2025, dijual ke Liverpool dengan harga lebih dari 90 juta, termasuk bonus. Nathaniel Brown, dibeli dari Nuremberg seharga 5,5 juta, dijual ke Bayern Munich seharga 50 juta, menunjukkan pengembalian sepuluh kali lipat dari investasi awal.
Hardung menggarisbawahi, dalam wawancaranya dengan La Gazzetta dello Sport pada November 2025, bahwa kesuksesan Eintracht adalah hasil kerja sama tim dan strategi yang dibagikan kepada manajemen, tanpa resep rahasia. Visi tersebut, dipadukan dengan kemampuan menilai potensi pertumbuhan seorang pemain, membuat Eintracht menjadi salah satu klub paling menarik di bursa transfer Eropa. Milan, yang sudah mulai berkolaborasi dengan Hardung, melihatnya sebagai seorang profesional yang mampu menggabungkan performa olahraga dan peningkatan ekonomi, sebuah model yang terbukti sangat berharga bagi pengelolaan sumber daya klub Rossoneri. Dengan kepemimpinan Hardung, Milan akan dapat fokus pada strategi transfer yang tidak hanya bertujuan pada daya saing di lapangan tetapi juga keberlanjutan finansial jangka panjang.