Cristian Chivu telah mencapai rekor baru dalam sejarah Inter, mengumpulkan 150 poin dalam 70 penampilan pertamanya sebagai pelatih klub Nerazzurri. Pelatih Rumania merayakan pencapaian tersebut dengan kemenangan 3‑0 di Venesia, yang memberinya tiga poin yang dibutuhkan untuk menyalip petahana sebelumnya. Dengan hasil ini, Chivu menduduki peringkat teratas kepelatihan Inter, menjauhi Simone Inzaghi dengan tiga poin, Roberto Mancini dengan enam poin, dan José Mourinho dengan tujuh poin, serta mengungguli Antonio Conte dengan dua belas poin.

150 poin mewakili nilai yang, menurut metodologi yang diterapkan, memberikan tiga poin untuk setiap kemenangan dan satu untuk setiap seri. Dengan sistem ini, tidak ada pelatih lain dalam sejarah Inter yang mencapai skor lebih tinggi, meskipun periode kompetisi dan variasi kalender berbeda dipertimbangkan. Nama-nama penting lainnya dalam peringkat tersebut adalah Invernizzi, Foni, Weisz, Herrera, Trapattoni, Invernizzi dan Bersellini, yang skornya berkisar antara 134 dan 117 poin.

Pencapaian tersebut hadir di momen krusial bagi tim yang sedang mempersiapkan derby Milan melawan AC Milan. Chivu menggarisbawahi pentingnya pertandingan ini, seraya menegaskan bahwa Milan adalah satu-satunya tim Italia yang belum pernah berhasil mengalahkan Inter di bawah kepemimpinannya. “Derby adalah peluang mendasar untuk mengkonsolidasikan posisi kami di klasemen dan menunjukkan bahwa kami adalah tim yang dominan,” kata sang pelatih, dengan fokus menjaga konsentrasi dan disiplin taktis.

Meski sukses, Chivu menyadari bahwa pekerjaannya belum selesai. “Saya masih harus membuktikan banyak hal agar bisa dianggap sebagai salah satu pelatih terbaik dalam sejarah Inter,” katanya, seraya menggarisbawahi bahwa skor hanyalah sebuah indikator dan tim harus terus berkembang. Dengan musim yang masih berlangsung, Inter bertujuan untuk mempertahankan laju mereka di klasemen dan mencoba mengakhiri musim dengan hasil yang sesuai dengan rekor Chivu. Pertandingan berikutnya akan menjadi penentu: pertandingan melawan Milan bisa memantapkan posisi tim di puncak klasemen.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita