Pencarian Manchester United untuk manajer baru semakin cepat karena awal musim yang buruk membuat masa depan Michael Carrick diragukan. Sumber yang dekat dengan klub mengatakan bahwa Eddie Howe dan Julian Nagelsmann kini berada di daftar kandidat teratas yang dapat mengambil alih jika Carrick dipecat. Kedua manajer tersebut dikabarkan sudah mengetahui ketertarikan tersebut dan terbuka terhadap kemungkinan bergabung dengan Setan Merah.
Spekulasi tersebut menyusul serangkaian hasil mengecewakan bagi United, yang kesulitan menemukan performa terbaiknya sejak kepergian Sir Alex Ferguson pada tahun 2013. Dengan kinerja klub yang berada di bawah ekspektasi, dewan direksi dilaporkan mulai mengidentifikasi calon penerus. Howe, yang meninggalkan Newcastle United pada Juli setelah membimbing The Magpies meraih kemenangan Piala Liga pada 2025 dan dua kualifikasi Liga Champions, tersedia dan telah menyatakan kesediaannya untuk kembali ke manajemen. Nagelsmann, yang mengundurkan diri sebagai pelatih kepala Jerman setelah Piala Dunia, juga bebas dan memiliki rekam jejak yang terbukti di level tertinggi sepak bola Eropa, setelah memimpin Bayern Munich meraih gelar Bundesliga pada tahun 2022.
Nama-nama lain telah muncul sebagai kandidat yang memungkinkan. Antonio Conte, yang meninggalkan Napoli pada bulan Mei dan sebelumnya telah memenangkan Liga Premier bersama Chelsea, dikabarkan tertarik dengan peran tersebut. Unai Emery, yang membawa Aston Villa meraih kejayaan Liga Europa musim lalu dan dua kali lolos ke Liga Champions, juga dikagumi oleh petinggi United, meskipun kontraknya berlaku hingga 2029, sehingga kemungkinan besar tidak akan pindah. Manajer Brighton Fabian Hürzeler dan mantan gelandang Arsenal yang menjadi pelatih Cesc Fàbregas juga disebutkan, tetapi ketersediaan dan tuntutan finansial mereka akan menimbulkan tantangan signifikan bagi klub.
Jika Carrick dipecat, United akan mencari manajer permanen kedelapan sejak kepergian Ferguson. Dewan klub tampaknya tertarik untuk mendapatkan nama terkenal yang terbukti sukses di kompetisi papan atas, dan baik Howe maupun Nagelsmann cocok dengan profil tersebut. Seiring berjalannya musim, penggemar dan analis akan mencermati apakah dewan akan memilih salah satu kandidat ini atau terus mencari opsi lain.
