Luis Enrique, pelatih PSG, menyatakan dalam konferensi pers sebelum pertandingan Liga Champions melawan Manchester City bahwa klub Inggris tersebut “pantas mendapatkan semua trofi yang dimenangkannya.” Pelatih asal Prancis menanggapi pertanyaan tentang pelanggaran yang dialami tim Inggris dan penyelidikan yang sedang dilakukan, menggarisbawahi perlunya menunggu keputusan akhir dan tidak berprasangka buruk terhadap hasilnya.
Dalam konteks perdebatan seputar Manchester City, Luis Enrique optimistis dengan performa tim asuhan Pep Guardiola. "Apa yang telah mereka lakukan di lapangan sungguh luar biasa. Saya menyukai gaya permainan mereka," kata pelatih asal Prancis itu, seraya menambahkan bahwa prestasi olahraga "tetap di lapangan." Ketika ditanya apakah kehadiran Guardiola di stadion dapat menodai warisannya, dia menjawab bahwa “trofi yang dia menangkan di lapangan tetap ada di lapangan” dan komentar lebih lanjut akan menjadi percakapan pribadi.
PSG pun memuji permainan Manchester City dengan menonjolkan kemampuan menyerang dan bertahannya. Luis Enrique ingat melihat tim Pep dan Maresca, dan berkomentar bahwa "ini menghibur. Mereka banyak menyerang, tapi mereka juga tahu cara bertahan." Lebih lanjut, pelatih asal Prancis itu mengenang pertemuan pertamanya dengan kiper City, Gigio Donnarumma, dan menyatakan kepuasannya melihat sang pemain terus berada di level yang sama seperti di Paris, dan menggambarkannya sebagai “orang yang luar biasa.”
Soal Ballon d'Or, Luis Enrique sempat menunjukkan kelelahan dengan isu tersebut, namun menyatakan timnya punya pemain yang pantas mendapatkan penghargaan tersebut. “Kami bisa memenangkan trofi itu; kami memiliki pemain yang pantas mendapatkannya,” katanya, mengingat PSG terpilih sebagai tim terbaik tahun lalu, bukan hanya karena Ousmane Dembele.
Jelang laga nanti, PSG dan Manchester City bersiap menghadapi duel yang menurut Luis Enrique akan menjadi tontonan sepakbola tingkat tinggi. Hasil akhir dan resolusi penyelidikan terhadap City akan menunggu keputusan resmi, sementara kedua tim fokus pada tujuan untuk maju dalam kompetisi.
